Category Archives: Newsletter

Ramadhan Hijau Dimulai Dari Sini

Ramadhan Hijau Dimulai Dari Sini

Generasi Hijau,

April menjadi bulan penuh momentum bagi para pegiat lingkungan. Memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April, Greeneration Foundation menjalani berbagai kegiatan bersama para mitra untuk menyebarluaskan pola konsumsi dan produksi berkelanjutan.

Memasuki bulan suci Ramadan, kamu bisa membuka banyak pintu kemenangan dan menebarkan kebaikan. Mari berbagi berkah Ramadan, bersama berdonasi untuk mewujudkan Indonesia yang berkelanjutan.

Ikuti juga kami melalui kanal: InstagramFacebookTwitter,

 Youtube, LinkedIn, dan Website.

Pak Presiden, Tolong Tegakkan Peraturan Persampahan di Indonesia!

Indonesia saat ini sedang mengalami krisis persampahan! Bagaimana tidak, KLHK bahkan mengungkapkan bahwa timbulan sampah secara nasional mengalami peningkatan setiap tahunnya, dari 64 juta ton di tahun 2019, menjadi 67,8 juta ton di tahun 2020. Data dari KLHK juga menyatakan bahwa 30% dari total jutaan ton sampah tersebut masih belum dikelola dengan baik dan mencemari lingkungan. Mayoritas “pengelolaan” sampah di Indonesia adalah dengan membuangnya ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Namun faktanya, TPA di Indonesia sudah terancam penuh dua-tiga tahun ke depan. Kalau begini terus, bagaimana mungkin Indonesia bisa mencapai target bebas sampahnya di  tahun 2025?

Sebenarnya, Indonesia sudah memiliki berbagai landasan hukum dalam mengelola sampah. Namun seperti kebanyakan peraturan di Indonesia, implementasi dari hukum tersebut masih kurang tegas, sehingga penegakkan nya juga sangat jauh dari optimal. Saatnya Indonesia mulai menegakkan peraturan hukum tersebut demi mewujudkan sistem pengolahan sampah yang inklusif dan kolaboratif dengan landasan peraturan persampahan. Mari tunjukkan dukungan Generasi Hijau dalam menegakkan aturan persampahan.

Kembangkan Bisnis dengan Circular Jumpstart

Circular Jumpstart merupakan salah satu rangkaian acara menjelang Main Event Indonesia Circular Economy Forum (ICEF). Circular Jumpstart adalah program inkubasi bisnis yang bertujuan untuk membantu usaha startup yang berkelanjutan dan berprinsip ekonomi sirkular di Indonesia untuk menumbuhkan pasar dan daya saing mereka. Circular Jumpstart hadir sebagai solusi untuk mengurangi dampak kegiatan ekonomi terhadap lingkungan, dengan memberikan bisnis startup kesempatan untuk menampilkan inovasi bisnis mereka kepada calon investor di Main Event ICEF ke-4.

Circular Jumpstart menawarkan program mentoring bisnis, peluang networking dengan investor dan mitra bisnis, dengan hadiah utama berupa dukungan finansial untuk bisnis startup Anda. Kami mencari inovator dari usaha startup dengan prinsip berkelanjutan dan model bisnis sirkular untuk menjadi peserta Circular Jumpstart. Dapatkan kesempatan untuk membuka potensi pengembangan bisnis melalui Model Bisnis Sirkular melalui Circular Jumpstart.

EcoRanger Kurangi Emisi Karbon dengan Membangun Sistem Pengelolaan Sampah

Upaya yang dirintis EcoRanger untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang baik di destinasi wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi akhirnya berbuah manis untuk lingkungan. Program yang dilaksanakan sejak 2019 hingga Maret 2021 mulai dari pengumpulan sampah, mengurangi produksi sampah, dan pengolahan sampah ini berhasil mencegah sampah masuk ke TPA dan mengurangi gas emisi karbon sebanyak 250 metric tons CO2 ekuivalen. Data ini dihitung menggunakan metode EPA WARM Tool Versi 15. Pencapaian ini telah berkontribusi untuk mencegah krisis iklim. Dari 100% emisi transportasi yang menyumbang krisis iklim, EcoRanger berhasil mengurangi 0.01384% emisi yang terlepas ke atmosfer.

Persiapan Edukasi Driving Refill Solution di 3 Lokasi Baru

Setelah mendapatkan total 615 orang penerima manfaat yang berhasil diedukasi melalui program Driving Refill Solution di Quarter 1 (Januari – Maret 2021), pada bulan April ini DRS sedang mempersiapkan rencana edukasi di lokasi selanjutnya. Adapun lokasi selanjutnya yang akan diberikan edukasi yaitu Kelurahan Tebet Barat, Kelurahan Menteng Dalam, dan Kelurahan Kebon Baru. Selain itu, di bulan April ini DRS juga melakukan pendistribusian merchandise kepada Kelurahan Tebet Timur yang sudah selesai diberikan edukasi pada akhir Maret lalu.

Selain itu, dalam mempersiapkan kegiatan edukasi di lokasi selanjutnya, DRS juga kembali memproduksi modul baru. Kali ini, modul yang akan diberikan tidak lagi berupa kalender, namun berupa notebook atau buku catatan kecil yang didesain dengan informasi terkait persampahan. Sembari memproduksi modul dalam bentuk baru tersebut, DRS bekerja sama dengan PT. Vooya Manajemen Eksplorasi membuat sebuah video untuk menceritakan terkait perjalanan program DRS di lapangan.

Perkenalkan, Fitur Gerakan Bebas Sampah ID

Di bulan April ini, Bebas Sampah ID telah meluncurkan dan memperbarui Fitur Gerakan. Fitur Gerakan merupakan wadah kolaborasi melalui kegiatan-kegiatan dalam bentuk yang mendukung Indonesia Bebas Sampah. Keuntungan Fitur Gerakan untuk kamu: (1) kegiatanmu akan ditampilkan di website dan media sosial Bebas Sampah ID dengan lebih dari 9.000+ audiens, (2) Bebas Sampah ID memiliki massa yang sangat berminat dalam isu lingkungan, (3) tidak ada batas waktu take-downnya, (4) gratis, dan (5) kamu akan mendapatkan template e-certificate untuk mengapresiasi semua peserta.

FGD dan Persiapan Edukasi Lapangan Citarum Repair

Setelah melakukan FGD 1, 2, dan 3 Citarum Repair berhasil menyusun modul dan program edukasi lapangan di desa Cipatik dan Cihampelas. FGD yang sebelumnya dilakukan pada bulan Oktober 2020, bulan Februari 2021, dan Bulan Maret 2021 digunakan untuk mengumpulkan data kebutuhan edukasi dari masyarakat. Melalui metode ini diharapkan kegiatan edukasi dapat efektif dan sesuai dengan isu persampahan yang sedang dihadapi masyarakat.

Kegiatan edukasi adalah rangkaian kegiatan Citarum Repair yang bertujuan memberi wawasan kepada masyarakat dalam isu persampahan. Kegiatan ini akan dilaksanakan oleh Dio Armansyah sebagai field officer yang merekrut fasilitator lapangan untuk membantu kegiatan edukasi. Tim Citarum Repair berhasil merekrut tiga fasiliator lapangan yang akan membantu kegiatan edukasi. Saat ini mereka akan menjalani pelatihan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan edukasi lapangan.

Pelaksanaan Kegiatan Virtual Workshop ICCFTE

Kegiatan Virtual Workshop merupakan bagian kegiatan edukasi dari program Indonesian Children Care for The Environment (ICCFTE). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi anak tentang isu sampah makanan dan belajar untuk mengelola sampah makanan dengan cara yang bisa mereka praktikkan sendiri di rumah. Kegiatan ini sendiri  telah berlangsung pada hari Sabtu, 10 April 2021, dengan diikuti sebanyak 120 peserta anak-anak Sekolah Dasar dan didampingi oleh 5 fasilitator yang berasal dari Greeneration Foundation dan Komunitas Bekasi Berkebun.

Di Virtual Workshop ini, anak-anak dikenalkan pada perjalanan makanan dan masalah sampah makanan melalui pemutaran video animasi dan pembacaan buku cerita Bana si Pisang Berjalan-jalan. Selain itu juga anak-anak dikenalkan dengan cara mengolah sampah makanan mereka dan menghasilkan makanannya sendiri, yaitu dengan mengompos dan berkebun. Dengan menggunakan perlengkapan berkebun yang sebelumnya telah dikirimkan ke masing-masing anak, kegiatan berkebun dilakukan bersama-sama. Setelah sama-sama menanam, tidak lupa untuk melakukan kegiatan monitoring tanaman setiap harinya selama dua minggu ke depan.

Artikel Terkait

Spread the News

Share to Social Media

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin
Share on pinterest

Bersama, Berkolaborasi dan Mengedukasi

Bersama, Berkolaborasi dan Mengedukasi

Generasi Hijau,

Kolaborasi dan edukasi menjadi tema utama kegiatan kami bulan Maret ini. Bersamamu, bersama para mitra, Greeneration Foundation dapat memberikan dampak lebih luas, mencapai lebih tinggi. Telusuri perjalanan bulan Maret kami di sini.

Ikuti juga kami melalui kanal: InstagramFacebook,

 Twitter, YoutubeLinkedIn, dan Website.

Program Bantu Pemulung dan Petugas Persampahan Kembali Lagi

Melanjutkan program Bantu Pemulung dan Petugas Persampahan Aman dari COVID-19 yang menjangkau 7.127 pemulung dan petugas persampahan di 27 provinsi di Indonesia tahun lalu, Greeneration Foundation kembali melaksanakan program ini selama Maret 2021. Tahun ini, Greeneration Foundation mendapat dukungan dari World Economic Forum (WEF) dan Global Plastic Action Partnership (GPAP) untuk menyalurkan paket bantuan ke 10 titik wilayah di Indonesia.

Pelajari Tren Pola Konsumsi di Indonesia

Pada Februari, tim Research & Development Greeneration Foundation 

melakukan survei pola konsumsi masyarakat di Indonesia. Dengan 120 responden, kami mendapati beberapa pola menarik.

EcoRanger terus berupaya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam memperluas dampak program. Pada 22-23 Maret 2021, Greeneration Foundation membawa program Eco Ranger untuk berkolaborasi dengan Program BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan di Politeknik Pariwisata Bali, konsep EcoRanger dijadikan landasan penyusunan Logical Framework Analysis (LFA) program BISA. Program Eco Ranger yang berfokus pada pengelolaan sampah di destinasi wisata Indonesia selaras dengan tujuan yang ingin dicapai program BISA mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. FGD ini menghadirkan Sandiaga Uno selaku Menteri Parekraf RI dan kolaborator dari Divers Clean Action dan Parongpong.

Belajar tentang Sampah Makanan Melalui Buku Cerita Anak

Program Indonesian Children Care for the Environment diluncurkan pada 17 Maret 2021 lalu secara virtual. Dalam acara peluncuran tersebut, IKEA Indonesia yang diwakili Ririh Dibyono sebagai Food Commercial Manager IKEA Indonesia, Muhammad Fahrian Yovantra sebagai Head of Program Division Greeneration Foundation, dan Natasha Kindangen sebagai Project Officer Kedutaan Besar Swedia untuk Indonesia dan Timor-Leste berbagi tentang perjalanan program ini dan urgensi mengedukasi anak sedini. Selain itu, di kegiatan peluncuran program ini juga terdapat sesi bedah buku cerita anak Bana si Pisang Berjalan-jalan, dengan dihadiri oleh penulis buku: Tini Martini Tapran dan Kandi Sekarwulan, dan ilustrator buku: Nesia Anindita. Buku Bana si Pisang Berjalan-jalan merupakan buku cerita bergambar tentang perjalanan bahan makanan dari produksi hingga ke meja makan.

SERASI 9: Mengurangi Sampah Makanan dan Kebocoran Pangan dengan Mindful Eating

Pada 17 Maret 2021, Bebas Sampah ID bersama Komunitas Surplus mengadakan SERASI ke-9 yang bertema “Mengurangi Food Waste dan Food Loss dengan Mindful Eating”.

Food Sustainable Index pada tahun 2018 menyatakan bahwa setiap penduduk di Indonesia bisa membuang makanan sebesar 300kg per tahunnya. Dalam SERASI ke-9 ini, Bebas Sampah ID dan Komunitas Surplus membicarakan tentang apa yang bisa masyarakat lakukan untuk berperan dalam mengurangi sampah makanan di rumah. Tidak hanya itu, SERASI ke-9 juga mengadakan giveaway sebesar Rp300.000 untuk 6 orang pemenang yang mengupload resep kreasi dari sisa makanannya. 

Daftarkan Webinarmu di #PESAN2021

Potensi Kolaborasi The 4th Indonesia Circular Economy Forum 2021

Indonesia Circular Economy Forum (ICEF) merupakan acara tahunan ekonomi sirkular terbesar di Indonesia. Dalam acara ICEF, para pejabat tinggi dari pemerintah, perusahaan, akademisi, profesional dan pemangku kepentingan terkait lainnya akan berkumpul dan mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam menerapkan ekonomi sirkular di Indonesia demi mempercepat transisi Indonesia menuju ekonomi sirkular. ICEF keempat yang akan diadakan tahun ini akan mengambil tema “Towards Smart and Sustainable Cities through Circular Economy: Building Resilience During COVID-19 Recovery” sebagai respon terhadap pandemi COVID-19 yang masih terjadi hingga saat ini.

Menjelang Main Event yang akan dilaksanakan pada bulan Juli, ICEF akan mengadakan rangkaian kegiatan selama 4 bulan ke depan dalam rangka menyambut acara puncak tersebut. Saatnya kalian mengambil peran aktif dalam penyelenggaraan acara ekonomi sirkular terbesar di Indonesia, ICEF membuka kesempatan bagi organisasi dan komunitas eksternal untuk berkolaborasi dalam penyelenggaraan acara ICEF. Mari jadi pelopor pergerakan Indonesia menuju ekonomi sirkular, daftarkan organisasi / komunitas kalian untuk berkolaborasi dengan ICEF!

Edukasi Ibu Rumah Tangga di 2 Lokasi Baru

Driving Refill Solution (DRS) sudah melakukan kegiatan edukasi secara online di dua lokasi baru, yaitu Kelurahan Manggarai dan Kelurahan Tebet Timur, Jakarta Selatan. Adapun terdapat total 154 orang dari Kelurahan Manggarai dan 160 orang dari Kelurahan Tebet Timur yang sudah mengikuti kegiatan edukasi secara online. Hingga Maret 2021 ini, total sudah terdapat 763 orang yang sudah teredukasi melalui Driving Refill Solutions, baik secara online maupun offline. Adapun rinciannya, yaitu 1) Bukit Duri (offline): 149 orang, 2) Manggarai Selatan (online): 155 orang, 3) Bukit Duri (online): 145 orang, 4) Manggarai (online): 154 orang, dan 5) Tebet Timur (online): 160 orang.

Selanjutnya, akan ada tiga lokasi baru yang akan dilaksanakan kegiatan edukasi online, yaitu Kelurahan Tebet Barat, Kelurahan Kebon Baru, dan Kelurahan Menteng Dalam pada bulan April – Mei 2021 nanti. Dengan demikian, nantinya seluruh Kelurahan di Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan sudah mendapatkan edukasi dari program Driving Refill Solutions ini.

Awarding Day Lomba Menulis Cerita Anak

Lomba Menulis Cerita Anak yang merupakan kolaborasi Citarum Repair dengan Unilever Indonesia menghasilkan 3 nama pemenang: Chiara Thidy Siregar, Mutiara Sya’bani, dan Athirah Diva Ardhani. Kegiatan ini ditutup dengan Awarding Day pada Jumat, 26 April 2021.

Artikel Terkait

Spread the News

Share to Social Media

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin
Share on pinterest

Newsletter Februari 2021

Newsletter Februari 2021

Generasi Hijau,

Salah satu highlight bulan Februari bagi mayoritas pegiat lingkungan adalah Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada 21 Februari 2021. Memperingati hari tersebut, Greeneration Foundation bertanya kepada 25 pemuda tentang aspirasi mereka untuk Indonesia Bebas Sampah. Selain itu, Greeneration Foundation juga mengadakan berbagai kegiatan selama bulan Februari, melibatkan 48 komunitas sebagai community partner, dalam kampanye Better, Greener, Together.

Walau Februari sudah berakhir, masih ada aksi yang dapat kamu lakukan untuk membantu mewujudkan Indonesia yang berkelanjutan, di bulan Maret, April, dan bulan-bulan selanjutnya sepanjang 2021. Kamu dapat donasi di sini atau menandatangani petisi Aspirasi Bebas Sampah di sini. Ikuti perjalanan Greeneration Foundation melalui berbagai platform kami : InstagramFacebook, TwitterYoutubeLinkedIn, dan Website.

Edukasi Driving Refill Solutions Berlanjut

Februari 2021 ini, Driving Refill Solution sudah melakukan kegiatan edukasi secara daring di dua lokasi, yaitu Kelurahan Manggarai Selatan (155 orang) dan Kelurahan Bukit Duri (145 orang) di Jakarta Selatan. Hingga Februari 2021 ini, total sudah terdapat 447 orang yang sudah teredukasi melalui Driving Refill Solutions. Selain memberikan edukasi terkait kondisi persampahan di Indonesia, khususnya di Jakarta saat ini, Greeneration Foundation bersama Siklus Refill juga memperkenalkan solusi isi ulang kebutuhan rumah tangga.

Adapun Kelurahan yang sudah selesai dilaksanakan kegiatan edukasi juga sudah didistribusikan merchandise melalui PKK Kelurahan untuk kemudian diteruskan kepada perwakilan setiap RW. Selanjutnya, akan ada dua lokasi baru yang akan dilaksanakan kegiatan edukasi online, yaitu Kelurahan Manggarai dan Kelurahan Tebet Timur pada bulan Maret 2021 ini.

Kolaborasi Eco Ranger dan Forum Aksi Mewujudkan Pariwisaa Berkelanjutan Air Terjun Lider

Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional 2021, Eco Ranger berkolaborasi bersama berbagai komunitas dan organisasi dalam kegiatan Forum Aksi dari Kami Untuk Lingkungan yang dilaksanakan pada 21 Februari 2021 di Geosite Kekar Kolam Air Terjun Lider, Banyuwangi. Melalui kegiatan ini, aksi peduli lingkungan mengenai bahaya sampah anorganik dilakukan. Aksi peduli lingkungan yang dilakukan adalah Cleanup dan Edutrip mengenai sampah dan Geological Site (Geopark).

Cleanup yang dilakukan berhasil mengumpulkan sebanyak 76,5 Kg yang dibawa ke TPS setempat untuk diproses lebih lanjut. Pada kegiatan Edutrip, peserta diberi edukasi mengenai asal muasal terbentuknya Air Terjun Lider dan jenis-jenis batuan. Kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan demi menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama. Melalui kegiatan ini, Eco Ranger berharap semakin banyak aksi kolaborasi yang bisa dilakukan untuk bersama-sama mewujudkan pariwisata Indonesia berkelanjutan.

Mari Bergerak Melalui Rangkaian Kegiatan #PESAN2021

 

#PESAN2021 atau Peduli Sampah Nasional adalah gerakan inisiatif pegiat peduli persampahan yang mendukung program peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Tahun ini, HPSN mengangkat tema “Sampah Bahan Baku Ekonomi di Masa Pandemi” dengan memegang prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan, yaitu waste to resource melalui pelaksanaan ekonomi sirkular (circular economy) dan sampah menjadi sumber energi. Fokus kegiatan ini diantaranya adalah untuk untuk membangun partisipasi masyarakat melalui pilah sampah dari rumah dan membangun partisipasi serta peran dari industri untuk menjadikan sampah sebagai bahan baku industri daur ulang. Selain itu kegiatan #PESAN2021 akan berfokus kepada kampanye sampah sebagai bahan baku ekonomi. Saatnya Kita bergerak bersama dalam mewujudkan Indonesia Bebas Sampah! Lihat panduan bergerak #PESAN2021 di: bit.ly/PESAN2021

 

Salah satu kegiatan dalam gerakan #PESAN2021 adalah penyampaian Aspirasi Bebas Sampah. Aspirasi tersebut sangat krusial untuk disampaikan, karena Indonesia telah memiliki banyak peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pengelolaan persampahan. Namun, kenyataannya peraturan-peraturan tersebut belum ditegakkan dengan tegas, sehingga pengolahan sampah di Indonesia masih tidak efektif hingga sekarang. Mari suarakan aspirasimu dengan menandatangani, menyebarkan, serta mendiskusikan petisi aspirasi bebas sampah dengan pemerintah daerahmu, demi persampahan Indonesia yang lebih baik!

Menuju The 4th Indonesia Circular Economy Forum 2021

Indonesia Circular Economy Forum (ICEF) adalah acara tahunan terbesar di Indonesia tentang Ekonomi Sirkular dimana pejabat tinggi dari sektor pemerintahan, korporasi, akademisi, profesional dan pemangku kepentingan terkait lainnya akan berkumpul dan mengidentifikasi tantangan serta solusi untuk menerapkan ekonomi sirkular di Indonesia. Tahun ini, acara puncak ICEF akan diselenggarakan sepenuhnya secara daring pada bulan Juli, dalam rangka memutus rantai penyebaran COVID-19. Acara tersebut akan mengangkat tema “Towards Smart and Sustainable Cities through Circular Economy: Building Resilience During COVID-19 Recovery” sebagai respon terhadap pandemi COVID-19 yang masih terjadi hingga sekarang.

Mengarah ke acara puncak (Main Event) di bulan Juli, ICEF akan menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan selama 5 bulan ke depan untuk menyambut acara puncak. Kali ini, ICEF membuka kesempatan bagi organisasi dan komunitas eksternal untuk berkolaborasi sebagai mitra dan sponsor dalam penyelenggaraan acara Main Event ICEF. Mari ambil peran aktif dalam penyelenggaraan kegiatan ekonomi sirkular terbesar di Indonesia!

Pantau Performa Kotamu di Indeks Manajemen Persampahan

Indeks Manajemen Persampahan BSID adalah sistem informasi mengenai pembenahan tata kelola persampahan di berbagai kota/kabupaten Indonesia yang dibuat oleh Greeneration Foundation, Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi (YPBB), dan Ikatan Alumni Teknik ITB (IATL ITB). Melalui fitur ini, Bebas Sampah ID ingin memberikan kontribusi dan peran dalam pembuatan sistem informasi dan penguatan keterlibatan masyarakat dalam proses pembenahan tata kelola persampahan. Sampai saat ini, terdapat dua kota/kabupaten dalam Indeks Manajemen Persampahan BSID yaitu Kota Balikpapan dan Kabupaten Sumba Timur.

Artikel Terkait

Spread the News

Share to Social Media

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin
Share on pinterest

Newsletter Januari 2021

Newsletter Januari 2021

Tahun Baru, Semangat Baru!

Halo, Generasi Hijau! Selamat menyambut bulan kedua di tahun 2021. Semoga kita dapat terus memberikan energi terbaik di awal tahun 2021 ini. Terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang sudah terjalin selama ini. Berbagai cerita dan pencapaian kami di awal tahun ini terangkum dalam Newsletter Edisi Januari 2021 berikut ini. 

Ayo bersama terus berupaya mewujudkan prinsip konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab di Indonesia demi bumi yang lebih lestari. Pastikan Anda selalu mendapatkan berbagai informasi terkini dari Greeneration Foundation melalui media sosial kami.

 InstagramFacebook, TwitterYoutubeLinkedIn, dan Website.

EcoRanger dan Coca-Cola Foundation Indonesia Berkolaborasi Menyelesaikan Masalah Sampah di Destinasi Wisata

Pada tanggal 21 Januari 2021, Greeneration Foundation menyampaikan pencapaian dari program EcoRanger Banyuwangi, bersama dengan Coca Cola Foundation Indonesia. Program ini merupakan pilot project dari EcoRanger Indonesia, yaitu implementasi sistem pengelolaan sampah di destinasi wisata yang telah dilaksanakan sejak November 2018 di Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai stakeholder pemerintahan, pelaku usaha, komunitas, media massa, dan penerima manfaat baik di tingkat nasional maupun daerah. 

Dalam kegiatan tersebut disampaikan pencapaian program yang ada setidaknya 5 aspek yaitu terbentuknya struktur organisasi tim EcoRanger di wilayah Banyuwangi, partisipasi masyarakat setempat, pendanaan melalui implementasi social entrepreneurship, regulasi (pendampingan pemerintah setempat dalam penyusunan peraturan Desa Sumberagung Nomor 08 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga), dan operasional (pendirian Sektor Kelola Sampah (SEKOLA) sebagai infrastruktur persampahan dan fasilitas pengelolaan sampah terpadu).

Program #OperasiTangkapPlastik di Pulau Pramuka dan Pulau Panggang yang diimplementasikan merupakan program kolaborasi antara Greeneration Foundation dengan Akzonobel bersama pemangku kepentingan lainnya di Pulau Pramuka dan Pulau Panggang, antara lain  Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Seribu serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu.

Sempat Tertunda, Program ICCFTE Kembali Lagi!

Indonesian Children Care for the Environment (ICCFTE) merupakan program kolaborasi Greeneration Foundation dengan IKEA dan Kedutaan Besar Swedia, yang bertujuan untuk membangun kesadaran dan memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah dasar dan publik mengenai pentingnya mengelola sampah makanan dengan dimulai dari diri sendiri.

Karena saat ini kita masih berada dalam kondisi pandemi COVID-19, maka kegiatan edukasi kepada anak-anak sekolah dasar akan dilaksanakan secara virtual. Dalam pelaksanaannya nanti, Greeneration Foundation akan bekerja sama dengan komunitas lokal untuk membantu melakukan edukasi melalui berbagai bahan pembelajaran seperti buku cerita, video pembelajaran, dan kegiatan berkebun. ICCFTE akan diluncurkan kembali pada akhir Februari 2021.

Ikuti Lomba Menulis Cerita Citarum Repair

Citarum REPAIR mengadakan lomba menulis tulisan populer yang dibuka untuk pemuda berusia 14-21 tahun. Lomba ini memiliki dua tema, yakni “Sungai dan laut tercemar sampah plastik” dan “Aktivitas manusia mencemari sungai dan laut”. Tulisan terbaik akan dipublikasikan di website Greeneration Foundation (untuk bahasa Indonesia) dan cleancurrentcoalition.org (untuk bahasa Inggris).

Pengumpulan karya ditutup pada 7 Februari 2021.

Luring dan Daring, P4G-DRS Mengedukasi Ibu Rumah Tangga

Setelah berhasil mengedukasi 153 orang beneficiaries secara langsung di RW 01 – 06 Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan pada November 2020 lalu, program Driving Refill Solutions (DRS) akan melanjutkan edukasinya secara daring. Edukasi daring akan dilakukan dengan menggunakan platform Zoom dengan durasi + 1 jam dan maksimal terdapat 10 orang perwakilan setiap RW dalam satu kali Zoom. Edukasi ini akan dilangsungkan selama hampir satu minggu untuk setiap kelurahan dengan pembagian jadwal yang sudah ditentukan.

Setiap RW di masing-masing Kelurahan diminta untuk mengumpulkan 20 orang Ibu Rumah Tangga yang bisa mengikuti edukasi online dengan pemberian penggantian pulsa bagi setiap peserta. Secara umum, gambaran materi edukasi yang akan diberikan, yaitu terkait permasalahan sampah yang dihadapi Indonesia (khususnya Jakarta), dampak yang kita alami dari permasalahan tersebut, dan solusi untuk mengurangi sampah mulai dari diri sendiri. Edukasi ini akan berlangsung pada 1-16 Februari 2021.

Ekonomi Sirkular untuk Mendukung Ekonomi Hijau dan Pembangunan Rendah Karbon

Pergerakan ekonomi sirkular di Indonesia telah mencapai milestone baru dengan diselenggarakannya webinar multipihak bertema Ekonomi Sirkular Untuk Mendukung Ekonomi Hijau & Pembangunan Rendah Karbon pada 25 Januari 2021. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Menteri Lingkungan Hidup Denmark, Ibu Lea Wermelin. Juga Resident Representative UNDP Indonesia, Bapak Norimasa Shimomura.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka peluncuran laporan “The Economic, Social, and Environmental Benefits of Circular Economy in Indonesia”. Kegiatan ini merupakan momentum percepatan transisi ekonomi sirkular di Indonesia, dengan mendukung pembangunan rendah karbon dan build back better.

Hasil webinar ini menyatakan bahwa langkah selanjutnya yang akan dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia dalam penerapan ekonomi sirkular di Indonesia terdiri dari 3 tahapan:

       1. Peningkatan pemahaman seluruh pihak mengenai konsep ekonomi sirkular dengan akumulasi pengetahuan

       2. Penyusunan rencana kerja bersama kementerian dan lembaga, juga sektor usaha dan komunitas

       3. Mendorong piloting project multi pemangku kepentingan terkait pembangunan rendah karbon.

Artikel Terkait

Spread the News

Share to Social Media

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin
Share on pinterest

Newsletter April 2020 – Greeneration Foundation

Newsletter April 2020 – Greeneration Foundation

Terima kasih, untuk selalu bersama kami.

Hai Generasi hijau, selamat datang di Newsletter Greeneration Foundation edisi April 2020. Kamu menerima Newsletter ini artinya kamu sudah ikut mendukung berbagai upaya kami mewujudkan Indonesia yang lebih bersih dan berkelanjutan.

 

Jangan lupa untuk selalu update berbagai informasi terkini melalui media sosial kami: InstagramFacebookTwitterYoutube, dan Website. Mengakhiri April 2020 kami senang masih bisa berbagi cerita dan capaian yang kami lakukan.

Penyaluran Fase-1: Paket Donasi untuk Pemulung & Petugas Persampahan di 15 Titik Wilayah

Hingga 30 April 2020 pukul 18.45 WIB bantuan yang berhasil dihimpun oleh Greeneration Foundation dalam rangka galang dana untuk membantu Pemulung & Petugas Persampahan Agar Aman Corona mencapai Rp.152.432.500 dengan detail sebagai berikut:

 

Dana yang sudah terkumpul di atas akan disalurkan untuk membantu pemulung dan petugas persampahan dalam Penyaluran Fase-1 dengan detail jenis bantuan sebagai berikut: 

  •            1. Masker Kain: 2 pcs/ paket – untuk 761 paket
  •            2. Sabun Cuci Tangan: 2 botol/ paket – untuk 761 paket
  •            3. Hand Sanitizer: 1 botol/ paket – untuk 761 paket
  •            4. Sarung Tangan Karet: 2 pasang/ paket – untuk 761 paket
  •            5. Susu: 2 buah/ paket – untuk 761 paket
  •            6. Minyak Goreng: 1 L/ paket – untuk 761 paket
  •            7. Mie Instant: 4 bungkus/ paket – untuk 761 paket
  •            8. Makanan Berat untuk Buka Puasa: 821 Paket (Penerima Donasi & Penyalur) 

 

Penyaluran Fase-1 ditargetkan dilaksanakan dalam kurun maktu antara 1-10 Mei 2020. Adapun sebaran 15 titik Penyaluran Fase-1 sebagai berikut             :

Galang dana untuk membantu pemulung & petugas persampahan di tengah pandemi Covid-19 ini akan dilanjutkan untuk Penyaluran Fase-2, melalui: 

Nama Bank: BNI
No Rekening: 506 850 012
a.n: Yayasan Greeneration Indonesia

 

Nama Bank: Mandiri
No Rekening: 1310 0122 89593
a.n: Yayasan Greeneration Indonesia

Ada yang Baru di BebasSampah.ID!

 

#DirumahAja selama Pandemi COVID-19, BebasSampah.ID meluncurkan fitur terbaru yaitu Perpustakaan Persampahan. Perpustakaan Persampahan merupakan perpustakan yang berisikan tentang berbagai informasi seputar isu persampahan, di mana kamu bisa melihat, mengunduh, dan mengunggah berbagai informasi, seperti berita, blog, e-book, jurnal, laporan, panduan, regulasi, presentasi, serta video e-learning.

Saat ini, Perpustakaan Persampahan sudah memiliki koleksi untuk meningkatkan pengetahuan kamu bagaimana cara mengelola sampah di kondisi Pandemi COVID-19 ini, antara lain:

  1.            1. Video Kuliah Online Pengelolaan Sampah di Indonesia
  2.            2. Panduan Pengolahan Sampah Medis di TPA pada kondisi Pandemi COVID-19 oleh ISWA
  3.            3. Panduan Pengelolaan Limbah B3 Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dampak Penanganan COVID-19 oleh KLHK 
  4.            4. Panduan pengelolaan sampah, air, dan sanitasi pada kondisi COVID-19 oleh WHO dan UNICEF 
  5.            5. Jurnal Penanganan Sampah Medis pada kondisi Pandemi COVID-19 di Wuhan Cina
  6.            6. Buku Tata Cara Pengelolaan Persampahan Hasil Aktivitas Medis yang Aman
  7.            7. Surat Edaran KLHK Pengelolaan Limbah Infeksius dan Sampah Rumah Tangga dari Penangananan COVID-19
Pastikan kamu segera daftar di BebasSampah.ID untuk dapat mengakses koleksi Perpustakaan Persampahan nya ya!
 
Cek Perkembangan Circular Economy di Indonesia Melalui IndonesiaCEF.id

 

Pendekatan Ekonomi Sirkular membuka banyak jalan menuju kota yang cerdas dan berkelanjutan. Kota yang cerdas dan berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan. Berdasarkan data yang dikeluarkan UNDP, pada tahun 2020 sudah sebanyak 50% masyarakat yang hidup di wilayah perkotaan. Dan pada tahun 2050, 2/3 dari penduduk bumi akan hidup di perkotaan dibanding di pedesaan.

 

Kota dan wilayah sekitar kota merupakan pusat sinergi penting dari manusia, informasi, ekonomi, air, material, energi, makanan, dan limbah/sampah. Mempertimbangkan situasi nasional dan global saat ini, sudah saatnya untuk menggunakan pendekatan baru dalam pemanfaatan sumber daya di kota melalui prinsip-prinsip ekonomi sirkular.

 

Di Indonesia sendiri, sudah ada beberapa wilayah yang mulai menggunakan pendekatan ekonomi sirkular untuk mencapai tujuan kota yang cerdas dan berkelanjutan. Salah satunya adalah Kota Surabaya, yang ditargetkan menjadi tuan rumah the 4th Indonesia Circular Economy Forum tahun ini.
 
 
Penandatanganan Komitmen Berkelanjutan Agung Concern Bijak Kelola Sampah di Desa Hatta, Provinsi Lampung
 
 

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara simbolis Penandatanganan Komitmen Berkelanjutan Agung Concern BIjak Kelola Sampah di Desa Hatta, Provinsi Lampung, yang terdiri atas penandatanganan komitmen lalu dilanjutkan dengan pengambilan tanda tangan EcoRanger di rumah masing-masih oleh komunitas lokal.

 

Acara ini merupakan bagian dari komitmen Agung Concern Group dan Greeneration Foundation untuk tetap bijak kelola sampah dan melakukan monitoring project Bank Sampah yang telah diresmikan sebelumnya. Penandatanganan ini dilaksanakan secara online dan offline, dimana dihadiri oleh Kepala Desa Hatta, Ketua Ranger, dan Komisaris Agung Concern Group yang disaksikan melalui video teleconference

 
 

Indonesian Children Care for the Environment (ICCFTE)

Indonesian Children Care for the Environment (ICCFTE) merupakan program yang bermitra dengan IKEA dan Kedutaan Besar Swedia, program ini bertujuan memberikan edukasi tentang sampah makanan kepada anak-anak sekolah dasar di empat sekolah dekat daerah operasional IKEA di Alam Sutera, Sentul, dan Bandung. Dalam pelaksanaannya, Greeneration Foundation akan mengajak komunitas lokal untuk melakukan edukasi melalui berbagai bahan pembelajaran seperti buku cerita, modul aktivitas, dan kegiatan berkebun.

 

Hingga April, ICCFTE sudah melakukan beberapa hal sebagai capaian pelaksanaan program, diantaranya:   

 

  1.               1. Membuat konten buku cerita anak dan memulai ilustrasi.
  2.               2. Berjejaring dengan komunitas berkebun sebagai kolaborator.
  3.               3. Memetakan sekolah yang akan disambangi dengan bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
  4.               4. Memulai kampanye #HabiskanYuk di media sosial.

 

 

Nantikan publikasi buku cerita anak dan sambang sekolah ICCFTE tahun depan  !

Artikel Terkait

Spread the News

Share to Social Media

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin
Share on pinterest

Newsletter Greeneration Foundation – Februari 2020