Apa itu Mikroplastik

Hallo Generasi Hijau, ada yang sudah tahu dengan Mikroplastik? atau mungkin pernah mendengar tapi belum tahu apa itu Mikroplastik?

 

Yes, Mikroplastik adalah potongan plastik yang kurang dari 4,8 milimeter. Mikroplastik ini bersifat sangat berbahaya karena memiliki bahan kimia seperti PCB yang terakumulasi pada bagian plastik, yang dapat menyebabkan keracunan. Seperti yang kita tahu bahwa plastik tidak bisa terurai baik di daratan maupun di lautan, plastik hanya akan berubah bentuk menjadi ukuran yang lebih kecil, yang kita sebut dengan Mikroplastik. Karena ukuran yang sangat kecil ini, mikroplastik termasuk polutan yang sangat berbahaya karena bisa masuk kedalam jaringan tanah dan juga terbawa ke perairan laut. Dikutip dari UNEP (2011) dalam Dewi (2015), bahwa potensi dampak sampah laut secara kimia cenderung meningkat seiring menurunnya ukuran partikel plastik (mikroplastik).

 

Menurut Lusher (2013), mikroplastik yang tersebar di lautan akan mengendap dan terbawa oleh arus ombak sehingga bercampur dengan pasir pantai. Dimana mikroplastik ini tersebar luas di lautan pada permukaan laut, pantai maupun dasar laut yang menyebabakan mikroplastik ditemuka pada sedimen di seluruh dunia.

 

Gambar – The Guardian

 

Dengan ukuran yang sangat kecil ini, mikroplastik dapat dengan mudah tertelan oleh hewan laut baik secara sengaja ataupun tidak sengaja, beberapa penelitian menyebutkan bahwa perilaku hewan laut saat ini lebih menyukai mikroplastik dibandingkan dengan plankton, karena ukuran yang hampir sama dengan jumlah yang lebih banyak. Terdapat beberapa mikroplastik yang di bedakan berdasarkan jenisnya yaitu fiber, film, fragmen dan pellet.

 

Gambar – Bund

 

Mikroplastik ini sangat mudah di temukan di berbagai aktivitas sehari-hari kita, diantaranya:

  1. Serat buatan yang berasal dari pencucian pakaian

  2. Debu ban kendaraan, yang bergesek dengan aspal jalan

  3. Debu dari industri pengecetan

  4. Sampah Plastik, yang akhirnya terpecah menjadi mikroplastik

  5. Serat buatan yang melayang/terhempas

  6. Microbeads yang berasal dari produk kosmetik

 

Oleh karena itu, mikroplastik merupakan pollutan yang sangat berbahaya karena jumlahnya yang tidak terbatas tersebut. Namun tentu kita masih bisa mengambil tindakan untuk mengurangi mikroplastik yang ada seperti:

  1. Mengurangi produk-produk plastik

  2. Tidak membuang sampah sembarangan

  3. Selalu membiasakan untuk mendaur ulang

  4. Mencucilah tanpa menggunakan alat mesin

  5. Serta selalu menggunakan transportasi umum

Selalu cintai lingkungan mu, Generasi Hijau 🙂

 

Sumber:

Spread the News

Share to Social Media

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin
Share on pinterest

Support Organization

Support Specific Program

Berlangganan

* Diperlukan