The Buyerarchy of Needs, Perhitungkan Kembali Sebelum Beli Baju

Di pertengahan tahun 2021 ini, coba hitung berapa pakaian yang sudah Generasi Hijau beli sejak awal tahun. Satu? Atau lebih dari lima? Lalu, berapa dari baju tersebut yang sering kamu pakai? Atau… apakah kamu sebenarnya tidak membutuhkannya? Bisa jadi kamu beli hanya karena tawaran harga murah, atau lapar mata saja. 

Tapi… rasanya sayang sekali kalau tidak beli. Nanti uangnya keburu dipakai untuk kebutuhan lain, nanti baju ini keburu habis, nanti tidak ada diskon seperti ini lagi…. Lebih baik nyesal beli daripada nyesal nggak beli!

Eits, biasanya pola pikir seperti itu yang akan membuat kita menghabiskan uang tanpa sadar, lho. Sebelum checkout, yuk kita pikirkan kembali. Apakah baju itu akan sering kamu pakai? Apakah sebenarnya kamu masih punya barang serupa? Yakinkah kamu, baju itu tidak akan mengendap di belakang lemari?

The Buyerarchy of Needs

Ilustrasi ini menyajikan cara berpikir baru sebelum memutuskan beli barang. Ada enam tingkatan dalam hierarki kebutuhan beli ini.

Pakai Yang Ada

Sebagai prioritas utama dan ada di tingkat paling bawah, Lazarovic menulis use what you have. Sebelum beli sesuatu, pikirkan kembali dan lihat isi lemari. Mungkin kita masih punya dress yang sudah setahun tidak dipakai. Atau celana jeans yang sebenarnya masih muat. Jika bosan dengan pakaian yang itu-itu saja, kita dapat mix and match atau tambahkan aksesoris untuk lebih bergaya

Pinjam Teman

Wah, jadwal sidang skripsi sudah keluar! Tapi belum punya blazer, kemeja putih, dan rok hitam… mau beli tapi rasanya hanya akan dipakai sekali saja. Ada baiknya pinjam teman saja, mungkin, ya? Generasi Hijau pernah ada di situasi seperti itu? Ketika kamu butuh sesuatu untuk satu kesempatan saja, dan sekiranya tidak akan dipakai lagi, jangan gengsi untuk meminjam ke orang lain. Borrow ada di tingkatan kedua. Pasti ada orang terdekat kita yang punya apa yang kita butuhkan. Sekiranya tidak memungkinkan, kamu dapat mengambil opsi untuk menyewa pakaian atau barang lainnya.

Pinjam teman

Swap atau menukar pakaian memberi kita kesempatan punya pakaian baru tanpa membelinya. Dengan begini, kita juga dapat mengganti isi lemari yang sudah lama tidak kita pakai. Prinsipnya adalah jumlah yang masuk harus sama dengan jumlah yang keluar. Misalnya, kita mengeluarkan tiga pakaian lama, dan memasukkan tiga pakaian baru. Jika kamu belum berkesempatan mengikuti acara besar yang diorganisir komunitas, tukar baju ini dapat kamu lakukan dengan teman-temanmu.

Beli Baju Bekas

Generasi Hijau pasti sudah tidak asing dengan thrifting. Baju bekas dari industri fast fashion kini banyak dijual kembali, baik melalui e-commerce atau media sosial. Selain mendapat baju bagus dalam kondisi layak dengan harga miring, kamu juga membantu mengurangi limbah tekstil ke TPA. 

Buat Sendiri!

Kalau Generasi Hijau punya hobi merajut atau menjahit, yuk coba membuat pakaian sendiri! Di tingkatan kelima ini, kamu punya kontrol penuh terhadap pakaianmu jika kamu membuatnya sendiri (make). Kamu dapat membuat baju yang sesuai ukuran tubuhmu atau menambahkan aksesori sesuai selera. Tingkatan kelima ini memang bukan untuk semua orang, namun tidak ada salahnya untuk dicoba.

Beli

Beli Membeli baju baru menjadi opsi paling akhir ketika kamu butuh sesuatu. Selalu ingat untuk mempertimbangkan lima langkah sebelumnya, ya. Jangan lupa, perhitungkan juga budget kamu untuk kebutuhan lain sebelum beli baju; karena kamu dapat gunakan baju yang sama selama bertahun-tahun, namun kamu lebih butuh menyediakan bahan pangan tiap harinya.

Dari pertimbangan kecil seperti ini, Generasi Hijau dapat menghemat uang tanpa disadari. Tentunya, kamu juga membantu menyelamatkan bumi dengan mempraktikkan konsumsi dan produksi berkelanjutan.

Ditulis oleh: Melisa Qonita Ramadhiani

Referensi

Florentina, S. (2019, December 27). Yuk, Tukar Baju! Tampil Keren Sambil Menjaga Bumi. Retrieved from detik.com: https://news.detik.com/kolom/d-4837641/yuk-tukar-baju-tampil-keren-sambil-menjaga-bumi Martinko, K. (2018, October 11). Why Shopping Should Be a Last Resort . Retrieved from Treehugger: https://www.treehugger.com/why-shopping-should-be-last-resort-4856723

Sister Mountain. (2018, January 9). The Buyerarchy of Needs: How to Build a More Intentional Wardrobe. Retrieved from Sister Mountain: https://www.sistermountain.com/blog/buyerarchy-of-needs

Sebarkan Artikel

Bagikan ke Media Sosial​

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin
Share on pinterest

Berlangganan

* Diperlukan