Sebanyak 77 Organisasi/Komunitas lingkungan serempak berkolaborasi bersama Greeneration Foundation, Waste4Change, Aktor kenamaan Arifin Putra, BenihBaik.com dan kitabisa.com untuk melakukan penggalangan dana Fase-2 bagi para Pemulung dan Petugas Persampahan di Indonesia agar tetap aman di tengah wabah Corona. 

         Galang dana fase ini merupakan inisiasi lanjutan, setelah sebelumnya pada fase 1 galang dana ini berhasil mengumpulkan bantuan sekitar 150 juta rupiah, yang disalurkan dalam bentuk Alat Pelindung Diri, Paket Sembako, serta makanan jadi untuk 761 pemulung dan petugas persampahan di 15 titik wilayah penyaluran.

   Bantuan yang terkumpul pada fase pertama tersebut merupakan akumulasi dari bantuan yang didapatkan dari halaman galang dana kitabisa.com/agarmerekaamancorona, benihbaik.com bit.ly/BantuPemulungAmanCorona, donasi langsung Kumparan, dan donasi makanan jadi dari program kitabisa.com/bisamakan.    

            Dalam kesempatan diskusi virtual yang diselenggarakan oleh Greeneration Foundation pada Jumat, 8 April 2020, Arifin Putra menyampaikan bahwa petugas persampahan dan pemulung juga harus mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak, khususnya di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

          “Aku siap membantu teman-teman pemulung dan pekerja persampahan yang tanpa mengenal kata lelah melakukan pekerjaan penting di tengah pandemi ini, namun masih dipandang sebelah mata.” Ujar Airifn Putra.     

          Dalam kesempatan yang sama, Andy F Noya selaku founder benihbaik.com yang sama-sama hadir dalam diskusi virtual ini menyampaikan bahwa melalui langkah kecil namun dilakukan banyak orang secara bersama-sama akan menciptakan dampak yang begitu besar.   

           “Kita bergerak sesuai titik perhatian kita. Jika ada orang-orang yang peduli dengan satu titik kecil, maka ini akan sangat membantu satu sama lain. Lupakan dulu pemerintah, apakah kita sepakat dengan kebijakannya atau tidak, kita cukup lihat ada orang-orang yang membutuhkan di sini. Kita berbicara tentang kemanusiaan yang di atas segala-galanya. Melalui platform benihbaik ini, diharapkan bisa membantu dari rumah dan untuk membantu itu tidak harus langsung dalam bentuk besar. Harus diubah cara pikirnya ke, “oh aku menyumbang lima ribu, kemudian ada satu juta orang yang berpikiran sama denganku, itu akan jadi angka yang besar”. Jadi biarkan kita melangkah untuk hal-hal kecil yang mampu kita lakukan. Tanam kebaikan selagi ada kesempatan. “ Ujar Andy F Noya 

           Bijaksana Junerosano selaku Founder Greeneration Foundation menyampaikan bahwa ada 300.000 Petugas Persampahan dan 2,4 juta keluarga pemulung saat ini di Indonesia. Sebuah angka yang cukup besar. Melalui galang dana bersama-sama ini harapannya dapat membantu sebagian petugas persampahan dan pemulung di beberapa wilayah yang masih terus harus bekerja dan mengais rezeki di tengah pandemi.  Dalam galang dana fase 2 yang dibuka di benihbaik.com di link bit.ly/BantuPemulungAmanCorona dan di kitabisa.com/agarmerekamaancorona ini ditargetkan bantuan yang terkumpul dapat disalurkan di 26 titik wilayah penyaluran, di 21 Kabupaten/ Kota, dengan 2.000 orang target penerima donasi.  

         Ia menyampaikan bahwa “Petugas persampahan dan pemulung dapat dikatakan sebagai garda belakang penjaga pertahanan kita terhadap penyebaran COVID-19. Mari kita bersama edukasi dan jaga  mereka hingga orang-orang di sekitarnya untuk mengelola sampah dengan lebih hati-hati dan berkesinambungan dengan standar pengelolaan sampah dari pemerintah. Sehingga, hal ini perlu didukung dengan pemberian Alat Pelindung Diri (APD) dan kebutuhan gizi yang mencukupi agar mereka juga dapat terhindar dari penyebaran COVID-19. Selain itu, pastinya kita tetap perlu memilah sampah terutama memisahkan sampah seperti masker atau tisu bekas agar tidak tercampur dengan sampah jenis lainnya.“, jelas M Bijaksana Junerosano selaku founder Greeneration Foundation dan Waste4Change. 

        Seperti yang diketahui, hingga 7 Mei 2020, pemerintah mengonfirmasi bahwa terdapat 12.776 warga Indonesia yang terinfeksi positif virus corona (COVID-19) dengan 2.381 orang dinyatakan sembuh dan 930 orang meninggal. Oleh karena itu, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menangani serta memutus rantai penyebaran wabah ini. Salah satunya pemerintah telah menghimbau masyarakat untuk melakukan social distancing atau jaga jarak dengan melakukan pekerjaan di rumah.   

         Namun nyatanya, tidak semua pekerjaan dapat dikerjakan di rumah oleh setiap orang. Seperti tenaga medis yang berada di garda paling depan untuk merawat dan menyelamatkan pasien yang terinfeksi positif virus corona. Selain itu, pahlawan kita yang berjuang mencari nafkah di tumpukan sampah seperti Pemulung dan Petugas Persampahan pun terpaksa harus menaruhkan nyawanya demi mencari nafkah dan menjaga lingkungan kita agar tetap bersih.     

     Donasi yang terkumpul pada fase 2 akan digunakan untuk membantu penyediaan berbagai kebutuhan, seperti:

  1. Masker kain guna ulang
  2. Sabun cuci tangan
  3. Hand sanitizer 
  4. Sarung tangan karet
  5. Paket Sembako 
  6. Totebag

        Bantuan yang terkumpul diharapkan dapat digunakan untuk membantu mereka tetap terjaga kesehatannya dan berjuang menafkahi keluarga selama pandemi ini berlangsung. Teknis penyaluran donasi ini akan disesuaikan dengan donasi yang terkumpul. Kami juga mengajak teman-teman semua untuk membantu meringankan tugas mereka dengan tetap memilah sampah kita dari rumah.