Newsletter Mei 2020 – Greeneration Foundation

Terima kasih, untuk selalu bersama kami.

Hai Generasi hijau, selamat datang di Newsletter Greeneration Foundation edisi Mei 2020. Kamu menerima Newsletter ini artinya kamu sudah ikut mendukung berbagai upaya kami mewujudkan Indonesia yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Jangan lupa untuk selalu update berbagai informasi terkini melalui media sosial kami: Instagram, Facebook, Twitter, Youtube, dan Website. Mengakhiri Mei 2020 kami senang masih bisa berbagi cerita dan capaian yang kami lakukan.

Sebanyak 761 paket bantuan yang terdiri dari APD dan Sembako serta 655 paket makanan jadi berhasil disalurkan kepada Petugas Persampahan dan Pemulung di 15 titik wilayah penyaluran, di Indonesia, dalam rentan waktu 1 s.d 20 Mei 2020.

 

Penyaluran paket bantuan ini merupakan hasil dari galang dana yang dilakukan pada fase-1 dengan tajuk “Bantu Pemulung & Petugas Persampahan Agar Tetap Aman di Tengah Pandemi Corona yang berhasil mengumpulkan dana total sebesar Rp 152.432.500.

 

Galang dana untuk membantu para petugas persampahan dan pemulung ini dilakukan secara gotong royong melalui platform kitabisa.com/agarmerekamaancorona dan dibenih baik: bit.ly/BantuPemulungAmanCorona oleh Greeneration Foundation, Waste4Change, Kitabisa.com, BenihBaik.com bersama 67 Organisasi/Komunitas Lingkungan serta 4 mitra media yang kemudian disebut Kolaborator. Dari 67 kolabolator, pada fase 1 ini terdapat 15 organisasi/komunitas yang juga menjadi rekan Penyalur dan membantu dalam proses publikasi, pelaksanaan penyaluran, hingga pelaporan.  

Untuk Mengetahui Informasi Selengkapnya & Laporan Final Galang Dana Fase 1 Baca di sini…

Greeneration Foundation bersama Waste4Change dan RiverRecycle telah mendapatkan dana hibah sebesar USD 1.000.000,- (Satu Juta US Dollar) untuk mengembangkan sebuah proyek percontohan di Sungai Citarum, Indonesia. Pemberi donor proyek ini adalah Benioff Ocean Initiative di UC Santa Barbara  dan The Coca-Cola Foundation. Kontrak telah ditandatangani Greeneration Foundation pada tanggal 16 Maret 2020. Proyek ini akan berjalan selama tiga tahun, dimulai dari bulan Maret 2020 hingga bulan Januari 2023 mendatang.

 

BebasSampah.ID adalah platform nasional yang menggerakkan para pemangku kepentingan untuk berperan serta dalam mewujudkan Indonesia Bebas Sampah. 

 

Menyambut datangnya World Cleanup Day Indonesia, Bebas Sampah ID meluncurkan fitur terbarunya, Timbulan Sampah. Melalui fitur ini, pengguna dapat melaporkan timbulan sampah yang berceceran di sekitar mereka, untuk ditindaklanjuti oleh berbagai pihak atau komunitas persampahan. Pengguna pun dapat melihat peta dan data timbulan sampah di sekitarnya dan menggerakkan komunitasnya untuk membersihkan sampah tersebut. 

Laporkan timbulan sampah di sekitarmu melalui bebassampah.id/home/timbulan/daftar

 

Ikuti juga perkembangan lainnya melalui media sosial BebasSampahID

Pada 13-15 Mei 2020, tim ICEF berkesempatan untuk berpartisipasi dalam Virtual InnoDays #CircularEconomy2020. InnoDays mempertemukan perusahaan, desainer, teknisi dan mahasiswa dengan jiwa entrepreneur dari seluruh dunia untuk mengubah ide menjadi prototipe dalam waktu 48 jam. Mengingat pandemi COVID-19, edisi Vienna ini sepenuhnya online. Sejumlah besar ide, produk, dan model bisnis sosial muncul. Kami sedang mencari cara untuk mengimplementasikan sebanyak mungkin ide-ide. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.innodays.org

 

Kami juga dengan bangga mengumumkan kemitraan kami dengan ClimateLaunchPad (CLP) 2020 sebagai mitra komunitas di Indonesia. CLP adalah kompetisi inkubator start-up yang berfokus pada iklim yang sudah berhasil dilaksanakan di 50 negara dan terus bertambah, CLP dikembangkan oleh Climate-KIC, prakarsa inovasi terbesar dari Uni Eropa. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://climatelaunchpad.org

Sebagian masyarakat yang menjadi nasabah di Dusun Pancer kerap kali tidak bisa membayar biaya pengangkutan sampah. Hal ini dikarenakan mata pencaharian utama mereka harus terpaksa tutup di kawasan Pantai Pulau Merah yang akibat PSBB Covid-19 yang diberlakukan. Namun, Tim Pak Jarwo & Pak Wagiman tanpa lelah terus melakukan pengangkutan sampah dari rumah-rumah warga, meskipun tidak semua nasabahnya membayar uang jasa pengangkutan.

Spread the News

Share to Social Media

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin
Share on pinterest

Support Organization

Support Specific Program

Berlangganan

* Diperlukan