Ramadhan Hijau Dimulai Dari Sini

Generasi Hijau,

April menjadi bulan penuh momentum bagi para pegiat lingkungan. Memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April, Greeneration Foundation menjalani berbagai kegiatan bersama para mitra untuk menyebarluaskan pola konsumsi dan produksi berkelanjutan.

Memasuki bulan suci Ramadan, kamu bisa membuka banyak pintu kemenangan dan menebarkan kebaikan. Mari berbagi berkah Ramadan, bersama berdonasi untuk mewujudkan Indonesia yang berkelanjutan.

Ikuti juga kami melalui kanal: InstagramFacebookTwitter,

 Youtube, LinkedIn, dan Website.

Pak Presiden, Tolong Tegakkan Peraturan Persampahan di Indonesia!

Indonesia saat ini sedang mengalami krisis persampahan! Bagaimana tidak, KLHK bahkan mengungkapkan bahwa timbulan sampah secara nasional mengalami peningkatan setiap tahunnya, dari 64 juta ton di tahun 2019, menjadi 67,8 juta ton di tahun 2020. Data dari KLHK juga menyatakan bahwa 30% dari total jutaan ton sampah tersebut masih belum dikelola dengan baik dan mencemari lingkungan. Mayoritas “pengelolaan” sampah di Indonesia adalah dengan membuangnya ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Namun faktanya, TPA di Indonesia sudah terancam penuh dua-tiga tahun ke depan. Kalau begini terus, bagaimana mungkin Indonesia bisa mencapai target bebas sampahnya di  tahun 2025?

Sebenarnya, Indonesia sudah memiliki berbagai landasan hukum dalam mengelola sampah. Namun seperti kebanyakan peraturan di Indonesia, implementasi dari hukum tersebut masih kurang tegas, sehingga penegakkan nya juga sangat jauh dari optimal. Saatnya Indonesia mulai menegakkan peraturan hukum tersebut demi mewujudkan sistem pengolahan sampah yang inklusif dan kolaboratif dengan landasan peraturan persampahan. Mari tunjukkan dukungan Generasi Hijau dalam menegakkan aturan persampahan.

Kembangkan Bisnis dengan Circular Jumpstart

Circular Jumpstart merupakan salah satu rangkaian acara menjelang Main Event Indonesia Circular Economy Forum (ICEF). Circular Jumpstart adalah program inkubasi bisnis yang bertujuan untuk membantu usaha startup yang berkelanjutan dan berprinsip ekonomi sirkular di Indonesia untuk menumbuhkan pasar dan daya saing mereka. Circular Jumpstart hadir sebagai solusi untuk mengurangi dampak kegiatan ekonomi terhadap lingkungan, dengan memberikan bisnis startup kesempatan untuk menampilkan inovasi bisnis mereka kepada calon investor di Main Event ICEF ke-4.

Circular Jumpstart menawarkan program mentoring bisnis, peluang networking dengan investor dan mitra bisnis, dengan hadiah utama berupa dukungan finansial untuk bisnis startup Anda. Kami mencari inovator dari usaha startup dengan prinsip berkelanjutan dan model bisnis sirkular untuk menjadi peserta Circular Jumpstart. Dapatkan kesempatan untuk membuka potensi pengembangan bisnis melalui Model Bisnis Sirkular melalui Circular Jumpstart.

EcoRanger Kurangi Emisi Karbon dengan Membangun Sistem Pengelolaan Sampah

Upaya yang dirintis EcoRanger untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang baik di destinasi wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi akhirnya berbuah manis untuk lingkungan. Program yang dilaksanakan sejak 2019 hingga Maret 2021 mulai dari pengumpulan sampah, mengurangi produksi sampah, dan pengolahan sampah ini berhasil mencegah sampah masuk ke TPA dan mengurangi gas emisi karbon sebanyak 250 metric tons CO2 ekuivalen. Data ini dihitung menggunakan metode EPA WARM Tool Versi 15. Pencapaian ini telah berkontribusi untuk mencegah krisis iklim. Dari 100% emisi transportasi yang menyumbang krisis iklim, EcoRanger berhasil mengurangi 0.01384% emisi yang terlepas ke atmosfer.

Persiapan Edukasi Driving Refill Solution di 3 Lokasi Baru

Setelah mendapatkan total 615 orang penerima manfaat yang berhasil diedukasi melalui program Driving Refill Solution di Quarter 1 (Januari – Maret 2021), pada bulan April ini DRS sedang mempersiapkan rencana edukasi di lokasi selanjutnya. Adapun lokasi selanjutnya yang akan diberikan edukasi yaitu Kelurahan Tebet Barat, Kelurahan Menteng Dalam, dan Kelurahan Kebon Baru. Selain itu, di bulan April ini DRS juga melakukan pendistribusian merchandise kepada Kelurahan Tebet Timur yang sudah selesai diberikan edukasi pada akhir Maret lalu.

Selain itu, dalam mempersiapkan kegiatan edukasi di lokasi selanjutnya, DRS juga kembali memproduksi modul baru. Kali ini, modul yang akan diberikan tidak lagi berupa kalender, namun berupa notebook atau buku catatan kecil yang didesain dengan informasi terkait persampahan. Sembari memproduksi modul dalam bentuk baru tersebut, DRS bekerja sama dengan PT. Vooya Manajemen Eksplorasi membuat sebuah video untuk menceritakan terkait perjalanan program DRS di lapangan.

Perkenalkan, Fitur Gerakan Bebas Sampah ID

Di bulan April ini, Bebas Sampah ID telah meluncurkan dan memperbarui Fitur Gerakan. Fitur Gerakan merupakan wadah kolaborasi melalui kegiatan-kegiatan dalam bentuk yang mendukung Indonesia Bebas Sampah. Keuntungan Fitur Gerakan untuk kamu: (1) kegiatanmu akan ditampilkan di website dan media sosial Bebas Sampah ID dengan lebih dari 9.000+ audiens, (2) Bebas Sampah ID memiliki massa yang sangat berminat dalam isu lingkungan, (3) tidak ada batas waktu take-downnya, (4) gratis, dan (5) kamu akan mendapatkan template e-certificate untuk mengapresiasi semua peserta.

FGD dan Persiapan Edukasi Lapangan Citarum Repair

Setelah melakukan FGD 1, 2, dan 3 Citarum Repair berhasil menyusun modul dan program edukasi lapangan di desa Cipatik dan Cihampelas. FGD yang sebelumnya dilakukan pada bulan Oktober 2020, bulan Februari 2021, dan Bulan Maret 2021 digunakan untuk mengumpulkan data kebutuhan edukasi dari masyarakat. Melalui metode ini diharapkan kegiatan edukasi dapat efektif dan sesuai dengan isu persampahan yang sedang dihadapi masyarakat.

Kegiatan edukasi adalah rangkaian kegiatan Citarum Repair yang bertujuan memberi wawasan kepada masyarakat dalam isu persampahan. Kegiatan ini akan dilaksanakan oleh Dio Armansyah sebagai field officer yang merekrut fasilitator lapangan untuk membantu kegiatan edukasi. Tim Citarum Repair berhasil merekrut tiga fasiliator lapangan yang akan membantu kegiatan edukasi. Saat ini mereka akan menjalani pelatihan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan edukasi lapangan.

Pelaksanaan Kegiatan Virtual Workshop ICCFTE

Kegiatan Virtual Workshop merupakan bagian kegiatan edukasi dari program Indonesian Children Care for The Environment (ICCFTE). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi anak tentang isu sampah makanan dan belajar untuk mengelola sampah makanan dengan cara yang bisa mereka praktikkan sendiri di rumah. Kegiatan ini sendiri  telah berlangsung pada hari Sabtu, 10 April 2021, dengan diikuti sebanyak 120 peserta anak-anak Sekolah Dasar dan didampingi oleh 5 fasilitator yang berasal dari Greeneration Foundation dan Komunitas Bekasi Berkebun.

Di Virtual Workshop ini, anak-anak dikenalkan pada perjalanan makanan dan masalah sampah makanan melalui pemutaran video animasi dan pembacaan buku cerita Bana si Pisang Berjalan-jalan. Selain itu juga anak-anak dikenalkan dengan cara mengolah sampah makanan mereka dan menghasilkan makanannya sendiri, yaitu dengan mengompos dan berkebun. Dengan menggunakan perlengkapan berkebun yang sebelumnya telah dikirimkan ke masing-masing anak, kegiatan berkebun dilakukan bersama-sama. Setelah sama-sama menanam, tidak lupa untuk melakukan kegiatan monitoring tanaman setiap harinya selama dua minggu ke depan.

Sebarkan Artikel

Bagikan ke Media Sosial​

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin
Share on pinterest

Berlangganan

* Diperlukan