Tag Archives: public transportation

Keuntungan Naik Transportasi Umum

Keuntungan Naik Transportasi Umum

Generasi Hijau yang tinggal di kota besar, pasti familiar dengan masalah seperti kemacetan dan polusi. Masalah di jalan tidak jarang diikuti dengan tekanan batin setelahnya; terjebak macet lalu terlambat ke kantor, atau karena terburu-buru malah melanggar rambu lalu lintas dan terkena tilang. Tidak hanya di Jabodetabek, kemacetan sudah dijumpai di kota besar lainnya di Indonesia. Namun sayangnya, persebaran transportasi publik belum merata. Untuk saat ini, hanya penduduk Jakarta yang dapat menikmati MRT (mass rapid transit) dan TransJakarta, sementara penduduk Jabodetabek dapat menggunakan fasilitas kereta rel listrik (KRL) Commuter Line. 

 

Bagi kamu yang berkesempatan tinggal di kota dengan transportasi umum, yuk manfaatkan! Kamu dapat mendukung terbentuknya kota berkelanjutan. Berikut keuntungan bagimu dan lingkungan sekitarmu jika kamu rutin menggunakan transportasi umum.

Mengurangi jejak karbon pribadi

Dilansir dari WRI Indonesia, jika kamu melakukan perjalanan sejauh 20 kilometer ke kantor dengan menggunakan mobil setiap harinya, kamu akan menghasilkan 1.300 kilogram CO2 per tahun. Sementara jika naik bus, kamu mengurangi jejak karbonmu hingga hampir setengahnya; hanya 600 kilogram CO2 per tahun. Dengan membawa lebih banyak orang dalam sekali angkut, transportasi publik mereduksi jejak karbon dibanding kendaraan pribadi secara signifikan.

Efisiensi bensin

Selain mengurangi emisi karbon, transportasi umum juga menggunakan bahan bakar dengan efisien. Hal ini turut berkontribusi pada reduksi energi yang dibutuhkan moda transportasi secara keseluruhan.

 

Terhindar kemacetan

Seperti alasan sebelumnya, transportasi umum membawa lebih banyak orang dalam sekali jalan dan dapat membantumu terhindar dari kemacetan. Waktu tempuh untuk ke tujuan pun dapat lebih singkat. Meski begitu, pengguna Commuter Line Jabodetabek mesti mengganti rasa waswas takut terlambat dengan berdesakan di rangkaian kereta (hehe).

Tidak perlu repot mencari lahan parkir

Kamu pasti pernah menghabiskan waktu lama bolak-balik untuk mencari lahan parkir. Lahan parkir yang tersedia memang tidak seimbang dengan kendaraan pribadi yang banyak. Dengan naik transportasi umum, kamu dapat memangkas waktu mencari lahan parkir dan lebih cepat ke tempat tujuan.

Naik TransJakarta membantu kita aktif bergerak, karena dari halte ke tempat tujuan perlu naik jembatan penyeberangan. (SumberL Azka Rayhansyah/Unsplash)

Lebih aktif bergerak

Jalan kaki dari dan ke stasiun atau halte, berdiri menunggu bus atau kereta, hingga naik-turun tangga jembatan penyeberangan akan membuatmu lebih aktif bergerak. Dilansir dari Hellosehat, semua aktivitas tersebut dapat meningkatkan fungsi jantung, paru, dan otot. Selain itu, dapat membakar lemak lebih banyak ketimbang duduk, meningkatkan kebugaran tubuh, serta menjadi kegiatan menyehatkan bagi orang dengan hipertensi, kadar kolesterol tinggi, atau kekakuan sendi.

Mengumpulkan energi untuk bekerja

Jika beruntung dapat duduk, kamu dapat memanfaatkan waktu istirahat saat berada di kendaraan umum. Selagi menunggu sampai tujuan, kamu dapat tidur sejenak, membaca buku, atau sekadar meluruskan kaki.

Mengasah fungsi otak

Generasi Hijau mungkin tidak pernah terpikir sebelumnya, namun naik transportasi umum dapat melatih kerja otak, lho.

 

Misalnya, memikirkan transportasi mana yang paling efektif untuk ditempuh dengan pertimbangan paling mudah, lebih murah, dan menghemat waktu. Kamu juga diharuskan mengingat kode-kode kendaraan tertentu, seperti mikrolet atau kopaja. Atau mengingat peron mana yang dilewati kereta tujuanmu. Jika sudah terbiasa, kamu secara tidak sadar akan hafal rute kendaraan yang sering kamu tumpangi.

 

Semua hal yang disebutkan di atas berkaitan erat dengan banyak fungsi otak, seperti penalaran, daya ingat, perhitungan, emosi, dan juga pengambilan keputusan. Ini sama halnya ketika kamu mengerjakan soal matematika atau memainkan permainan puzzle yang bermanfaat bagi otak.

 

Data kecelakaan lalu lintas tahun 2019. (Sumber: Korlantas Polri)

Lebih aman

Transportasi umum diperbaiki secara berkala, dipastikan keamanannya, dan sparepart-nya dipelihara untuk memastikannya layak jalan. Dibanding kendaraan pribadi yang hanya kita servis jika rusak, transportasi umum dinilai lebih aman.

 

Dilihat dari kebiasaan berkendara dan jam terbang, masinis dan sopir bus tentunya lebih berpengalaman dibanding pengendara pribadi seperti kita. Mereka telah melalui sertifikasi dan pelatihan khusus untuk dipercaya membawa transportasi umum.

Menurut data dari Korlantas Polri, kecelakaan lalu lintas di tahun 2019 didominasi oleh pengendara motor sebanyak 73,49%. Sementara kecelakaan bus hanya 1,22%, dan kecelakaan kereta hanya 0,05% saja.

Dampak lebih jauhnya, dengan lebih banyak orang meninggalkan kendaraan pribadi, udara akan lebih bersih dan bebas polusi. Tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, namun juga untuk kesehatan kita. Melalui penggunaan transportasi umum, kamu juga mendukung konsumsi dan produksi berkelanjutan di level urban.

Ditulis oleh: Melisa Qonita Ramadhiani

Referensi

National Express Transit. (2017, July 18). 9 Benefits of Public Transportation. Retrieved from National Ecpress Transit: https://www.nationalexpresstransit.com/blog/9-benefits-of-public-transportation/

 

Noor, N., Pradana, A., & Rizki, M. (2019, October 11). Menghitung Jejak Karbon Pribadi Dapat Mendukung Aksi Iklim. Retrieved from WRI Indonesia: https://wri-indonesia.org/id/blog/menghitung-jejak-karbon-pribadi-dapat-mendukung-aksi-iklim

 

Puji, A. (2019, October 06). Tak Hanya Kurangi Kemacetan, Lihat 4 Manfaat Naik Kendaraan Umum Bagi Kesehatan. Retrieved from Hellosehat: https://hellosehat.com/sehat/informasi-kesehatan/manfaat-naik-angkutan-umum/

 

Setijowarno, D. (2020, March 01). Sepeda Motor Penyumbang Kecelakaan Terbesar di Jalan Raya. Retrieved from Bisnis News: https://bisnisnews.id/detail/berita/sepeda-motor-penyumbang-kecelakaan-terbesar-di-jalan-raya

 

Timperley, J. (2020, March 18). How Our Daily Travel Harms the Planet. Retrieved from BBC UK: https://www.bbc.com/future/article/20200317-climate-change-cut-carbon-emissions-from-your-commute

Artikel Terkait

Sebarkan Artikel

Bagikan ke Media Sosial​

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin
Share on pinterest